Tiongkok
A.    Latar Belakang Negara
1.      Sejarah Negara Tiongkok
Dari penemuan arkeologi dan antropologi, kawasan Tiongkok telah didiami oleh manusia purba sejak 1,7 juta tahun yang lalu. Peradaban Tiongkok berawal dari berbagai negara kota disepanjang lembah sungai kuning pada zaman Neolitikum.sejarah tertulis Tiongkok dimulai sejak Dinasti Shang, sedangkan dalam bidang budaya dan filsafat Tiongkok berkembang pada zaman Dinasti Zhou yang melanjutkan Dinasti Shang. Pergantian dinasti dalam sejarah Tiongkok telah mengembangkan suatu sistem birokrasi yang memugkinkan kaisar Tiongkok memiliki kendali langsug terhadap wilayah yang luas.
Penolakan Dinasti Qing unutk melakukan reformasi serta kelemahan Tiongkok terhadap negara-negara lain, membuat timbul revolusi yang terinsfirasi oleh Sun Yat Sen untuk mengapuskan sistem kerajaan dan menerapkan sistem republik di Tiongkok. Pada tanggal 12 Maret 1912 Republik Tiongkok didirikan dengan Sun Yat Sen sebagai presiden pertamanya.
Pada tanggagal 1 Oktober 1949, Mao Zedong memploklamirkan Republik Rakyat Tiongkok di lapangan Tiananmen, setelah hampir menangnya Partai Komunis Tiongkok dari Koumintang pada perang saudara Tiongkok.
2.      Ekonomi Negara Tiongkok
Pada beberapa tahun terakhir Tiongkok telah menegaskan lebih lanjut target dan tugas penyempurnaan sistem ekonomi pasar sosialis yaitu suatu pasar ekonomi dimana kepemilikan publik merupakan arus utama. Hal ini sesuai dengan tuntutan mempertimbangkan secara menyeluruh perkembangan kota dan desa, perkembangan regional, perkembangan sosial dan ekonomi, perkembangan harmonis antara manusia dan alam, serta perkembangan di dalam negari dan keterbukaan terhadap dunia luar, mengembangkan peranan dasar pasar dalam alokasi sumber daya, meningkatkan vitalitas dan daya saing perusahaan, menyempurnakan pengontrolan makro negara, menyempurnakan fungsi pemerintah di bidang pengelolaan sosial dan layanan umum, dan memberikan jaminan sistem yang kuat kepada pembangunan masyarakat cukup sejahtera secara menyeluruh.
Kemudian Tiongkok berusaha menyempurnakan sistem pokok ekonomi di mana ekonomi milik negara merupakan bagian utama dan ekonomi multi kepemilikan berkembang bersama, mendirikan sistem yang menguntungkan untuk mengubah struktur ekonomi dualis antara kota dan desa, membentuk mekanisme yang mendorong perkembangan harmonis ekonomi regional, membangun sistem pasar modern yang seragam, terbuka dan bersaing secara tertib, menyempurnakan sistem pengontrolan makro, sistem pengelolaan administrasi dan sistem hukum ekonomi, menyempurnakan sistem penempatan kerja, distribusi pendapatan dan jaminan sosial, dan mendirikan mekanisme yang mendorong perkembangan yang berkelanjutan di bidang ekonomi dan sosial. Dengan adanya data seperti diatas maka Tiongkok dapat digolongkan ke dalam Negara yang  juga menganut sistem perekonomian sosialis. Tiongkok juga sedang membuka pasar ekonomi bebas, yang artinya mereka membuka perekonomian untuk siapapun demi tercapainya kesejahteraan bagi masyarakatnya. Pasar bebas sendiri merupakan ciri dari sistem ekonomi liberalisme atau kapitalisme. Jadi sistem ekonomi Tiongkok adalah sistem ekonomi campuran antara sosialis, kapitalisme, dan komunisme. Dampaknya bagi kesejahteraan dan kemakmuran rakyat adalah masyarakat dapat mengembangkan inisiatif dan kreatifitas, sehingga masyarakat secara otomatis dapat menjalankan usaha dengan lebih maksimal. Dengan adanya campur tangan pemerintah juga, maka dapat meminimalisir monopoli oleh pihak swasta. Sehingga ekonomi negara juga bisa berjalan stabil dan rakyat juga akan mendapat dampak positif dari hal itu. Dengan sistem ekonomi ini,Individu tidak dapat mengeksploitasi seluruh perekonomian, namun individu masih bisa mendapat kesempatan untuk mengembangkan kreatifitas usaha. Dalam hal ini pemerintahan akan ikut campur juga, jadi pemerintah juga akan ikut bertanggung jawab.
3.      Budaya Negara Tiongkok
Sistem budaya di Tiongkok berdasarkan pada kepercayaan tradisionalnya yang meliputi :
a.       Penghormatan kepada leluhur.
b.      Penghormatan kepada dewa-dewi.
c.       Tridharma, yang terdiri atas Taoisme, Konfusianisme, dan Budhisme.
d.      Konsep tiga alam, yaitu Alam Langit, Alam Bumi, dan Alam Baka.
Ajaran Agama Tao yang didalamnya terdapat konsep Yin dan Yang menjadi acuan dalam berpikir. Agama Tao memuat konsep-konsep yang telah lama ada, karena ia merupakan agama yang tertua di dunia, sudah ada sejak 7000 tahun yang silam. Ia merupakan agama yang berketuhanan, yaitu mengakui dan menyembah adanya Yang Maha Kuasa. Agama ini merupakan akar utama dari kebudayaaan Tionghoa. Di samping itu Orang Tionghoa juga mendasarkan hidupnya pada Budhisme, yang di Tiongkok telah mengalami perubahan; yang terkenal dan amat dipuja ialah Amitabha Budha. Mereka juga percaya adanya konsep inkarnasi dan karma.
B.     Sistem Ideologi Negara Tiongkok
Republik Rakyat Tiongkok merupakan suatu negara komunis, hal itu karena sejak abad ke 20 negara ini menganut sistem komunis, dan resmi dikenal sebagai negara komunis, dalam pemerintahanpun Tiongkok didominasi oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT) dan pemimipin dipilih langsung oleh partai melalui kongres.
C.    Sistem Pendidikan Umum
1.      Sistem Pendidikan Formal
Pola sistem manajemen pendidikan di China adalah tersentralisasi, mulai dari level pusat, provinsi, kota madya, termasuk daerah-daerah otomoni setingkat kota madya. Departemen perencanaan, keuangan, tenaga kerja, personalia pemerintah pada semua tingkat untuk membantu kantor-kantor pendidikan dalam merumuskan perencanaan pembangunan pendidikan termasuk anggaran dan sistem penggajian pegawai. Komisi pendidikan negara atau State Education Commission, SEDC adalah organisasi profesional pemerintah yang punya tanggung jawab penuh terhadap palaksana administrasi pendidikan.
a.       Sekolah Dasar
Anak-anak Tiongkok memulai pendidikan formal pada usia 3 tahun dengan masuk pra sekolah yang berlangsung selam 3 tahun. Dilanjutkan masuk sekolah dasar pada usia 6 tahun. Sekolah Dasar berlangsung selama 6 tahun dengan mata pelajaran utama Bahasa, Matematika, Sejarah, Geografi, Sains, dan sebagainya. Selain itu ada juga pendidikan moral dan politik dasar. Dukungan besar juga diberikan untuk pendidikan jasmani.
b.      Pendidikan Menengah Pertama
Pendidikan menengah pertama dimulai pada usia 12 tahun dan berlangsung selama 3 tahun. Untuk masuk ke tingkat senior, mereka harus lulus tes yang akan menentukan apakah mereka dapat lanjut ke tingkat senior atau mengikuti kelas kejuruan.
c.       Pendidikan Menengah Atas
Pendidikan menengah atas atau senior dimulai pada usia 15 tahun berlangsung selama 2 atau 3 tahun. Di Sekolah Menengah Senior, murid-murid memilih untuk mengikuti kelas sains atau sosial. Lulusannya diarahkan untuk lulus Ujian Masuk Perguruan Tinggi Nasional.

2.      Pengembangan Kurikulum
1)      Kurikulum di Negara
Kurikulum pendidikan di Tiongkok diarahkan untuk memfasilitasi potensi yang dimiliki oleh siswa agar berkembang optimal. Di Tiongkok tidak terlalu menekankan kepada hapalan dan orientasi untuk lulus ujian (kognitif) karena dianggap dapat membunuh karakter anak, misalnya PR yang terlalu banyak, pelajaran yang terlalu berat, yang kesemuanya dapat membebani siswa baik secara fisik, mental maupun kejiwaan. Sistem sekolah di Tiongkok mewajibkan setiap muridnya untuk berlatih olahraga selama paling tidak satu jam sebelum pelajaran dimulai. Kegiatan lain seperti memasak juga menjadi salah satu bagian penting yang harus dialamai oleh siswa disamping menekuni bidang seni budaya.
2)      Metode Pengajaran di Tiongkok
Metode pengajaran yang digunakan di Tiongkok adalah mulitiple intelligences. Anak-anak di Tiongkok belajar lima dan lima setengah hari per minggu. Tahun akademik dibagi menjadi 2 semester, yang terdiri dari 9.5 bulan dimulai pada tanggal 1 September dan Maret. Dengan libur musim panas dan bulan Juli dan Agustus dan libur musim dingin pada bulan Januari dan Februari. Semua siswa sekolah dalam berbagai tingkatan tinggal dalam asrama-asrama.
3.      Standar Kurikulum di Tiongkok
a.       Standar Isi Kurikulum
Untuk mengembangkan pendidikan karakter, maka dilakukan reformasi pada kurikulum, buku teks, dan sistem evaluasi dan testing. Kurikulum sekolah dikembangkan sesuai dengan potensi yang dimiliki anak; kurikulum diarahkan untuk memfasilitasi semua potensi yang dimiliki anak agar berkembang secara optimal, melaksanakan pembelajaran yang berorientasi pada siswa melalui diskusi, mendorong pada pengembangan berfikir inovatif, dan pembelajaran yang berkualitas. Tiongkok dalam sepuluh tahun terakhir ini mengalami kemajuan yang sangat pesat di berbagai bidang.
b.      Standar Pendidik dan Tenaga Pendidik
Sistem pendidikan Tiongkok lebih terbuka. Guru dikelompokan berdasarkan kualitas. Siswa bebas mengevaluasi kualitas guru secara objektif, mulai dari guru berkompeten sampai guru yang tidak qualified. Adapun standar untuk menjadi guru di Tiongkok adalah melalui pendidikan dalam jabatan (inservice training) yang diselenggarakan oleh Perguruan Tinggi dengan biaya pendidikan sepenuhnya ditanggung oleh negara.
c.       Standar Model Pembelajaran
D.    Sistem Pendidikan NonFormal
1.      Pendidikan Orang Dewasa dan Pendidikan Nonformal.           
Pendidikan bagi orang dewasa merupakan komponen penting dalam sistem pendidikan cina.Tujuan utamanya ialah untuk meningkatkan kualitas orang-orang dalam masyarakat yang secara langsung akan menyumbang pada pengembangan sosio-ekonomis penduduk.Mengenai format atau bentuk pendidikanya mencakup antara lain universitas radio dan televisi,fakultas pengembangan staf tingkat lanjutan,fakultas untuk petani,pendidikan tinggi dengan sistem belajar dan ujian sendiri.

Daftar Pustaka
Masruroh, Laili. 2013. Pendidikan di Cina. Diambil dari Laili-masruroh.blogspot.com/2013/06/pendidikan-di-cina-html. (diakses 10 Maret 2018).
Solata. 2015. Sejarah Budaya: Kebudayaan Tionghoa. Diambil dari: http://solata-sejarahbudaya.blogspot.co.id/2015/12/kebudayaan-tionghoa.html. (diakses 10 Maret 2018).
www.wikipedia.org. Sejarah Tiongkok, (online), (https://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Tiongkok, diakses tanggal  10 Maret 2018).
www.wikipedia.org. Republik Rakyat Tiongkok, (online), (https://id.wikipedia.org/wiki/Republik_Rakyat_Tiongkok, diakses tanggal 10 Maret 2018).




 NB: sumber tulisan tertera dalam daftar putaka 

Komentar